Senin, 15 November 2010

Menembak dengan peluru kaliber besar memberikan kejutan tersendiri . simaklah pengalaman Dave Bush, seorang penembak di Indiana City , Michigan AS yang ceritanya di tuangkan kedalam buku Training manual untuk sniper

Bush menggunakan peluru kaliber 0.50 lalu ia mengarahkan senjatanya pada deretan rumah kayu. Door !! setelah itu ia bergegas memeriksa. Apa yang di dapatkannya ? peluru kaliber 0.50 tadi ternyata menembus enam rumah! Bukan enam dinding demikian di tegaskan dalam buku itu.

Peluru ini memang hebat. Bila di tembakkan ke alam bebas, ia mampu mencapai jarak jangkau hingga 1,5 mill. Sisa tenaga yang di bawa peluru itu lebih hebat di bandingkan dari Magnum 0.44 dalam film diri of Harry
Daya tembus kaliber .50 memang tidak main-main, semasa perang PD I, peluru kaliber ini dirancang untuk bisa menghancurkan tank. Lalu, muncullah senapan mesin berat Browning M2, meskipun terlambat, yang kiprahnya berkibar dalam perang berikutnya,.
Dengan senapan seberat 128 pon , peluru kaliber besar ini berhasil di catat mampu menjangkau jarak 2.700 yard. Sniper Korps marinir AS terkenal , Calos Hathcock, dalam PD II mampu menembak dua orang Vietkong dengan senapan mesin M2 kaliber 0.50 yang sudah di modifikasi menjadi senjata sniper dengan jangkauan  tembak sejauh jauh  2.500 yard. Rekor hathcock makin dikukuhkan oleh seorang tentara AD AS anonim dalam perang Korea (1950-1953) dengan jarak tembak mencapai 3.000 yard.

Peluru kaliber besar ternyata juga tidak membawa nama harum di medan pertempuran. Dikalanan masyarakat sipil penggemar oleh raga menembak, kaliber ini juga pernah mencetak rekor dunia.

Adalah petembak Skip Talbot pada tahun 1991 berhasil menembak sasaran berukuran 4,25 inci  (Five Shot grup) dalam jarak 1.000 yard atau setara dengan 10 kali panjang lapangan sepak bola. Talbot menggunakan senapan bolt Action McMillan peluru kaliber 0.50 yang sudah di modifikasi. Lebih hebat lagi tembakkanya mengena sasaran di dalam ring 10.

Talbot adalah salah satu “pemuja” kaliber 0.50 bersama komunitasnya di Fifty caliber Shooters Association, mereka terus melakukan berbagai inovasi hingga beberapa kali kreasinya itu di adopsi oleh industri senjata militer . ‘Saya yakin, kaliber 0.50 di masa mendatang  mampu memberikan tingkat akurasi yang lebih baik lai.” Demikian ujar Talbot
Pernyataan Talbot tentu saja kontroversial dengan pengakuan kalangan  militer yang menyebut kaliber 0.50 sebagai peluru yang akurasinya tidak baik. Sudut pandangannya mungkin  saja berbeda. Di kalangan militer, perlu ini banyak dipakai menggunakan senapan mesin yang intensitasnya  tembakannya diarahkan pada sasarannnya diarahkan pada sasaran bentuk pola (pattern) bukan kelompok (group)

Terhadap hal ini talbot memberikan masukan juga . menurut , tipa Black tipped armor-piercing dari kaliber ini lebih akurat karena bentuknya yang aerodinamis sehingga lintasan tembakan juga lebih stabil.

Layaknya seorang pilot uji yang berambisi menguji pesawatnya hingga batas flight envelope, Talbot juga pernah menguji kaliber favoritnya itu hingga jarak ekstrim 3.000 yard, hasilnya 85 persen tembakan bahasi mengenai sasaran berukuran 8x10 kaki

Terhadap hasilnya ini, ia membuat interpestasi . bahwa sangat di mungkinkan seorang rifleman mampu menembak sebuah pesawat yang sedang di parkir dalam jarak 9.000 kaki atau setara dengan dua mil.


Sumber: http://rixco.multiply.com

0 komentar:

Tentang Kami ...

Foto saya
Bogor, Yogyakarta, Indonesia
Pendiem, cuek, kuper, tp asik kok, seneng baca sesuatu yang menarik mata & hati, seneng berkelana juga.. Dalam hidup, jika kamu takut sesuatu.. maka kamu tidak akan melihat apapun

Popular Posts

Pengikut

PRIMAFVA. Diberdayakan oleh Blogger.